INI SEDERET DAERAH YANG BERHASIL REALISASIKAN BIBIT & PUPUK GRATIS UNTUK PETANI, PEMERHATI: KOK LUTIM TIDAK MAMPU…
  Viewer : 1041 Kali

Penulis : Herman.S

Editor    : Nur Aini

Lutim,libertiekspress.com[]Perlunya Perubahan Kebijakan
Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian sangat diharapkan oleh petani dalam hal ini berperan dalam mendukung jalannya program pangan, di mana pupuk masih menjadi hal yang sangat diperlukan oleh petani, data menunjukkan bahwa petani masih membutuhkan pupuk untuk mamacu pertumbuhan pangan, Salah satu indikatornya dilihat dari data bentuk bantuan yang diperlukan petani dari Pemerintah, di mana petani yang menyatakan memerlukan bantuan Pemerintah dalam bentuk pupuk sebesar 63,4%, jika ini tidak ditangani secara serius maka lahan pengolahan akan terus mengerucut karena sejumlah petani enggan memanfaatkan lahan akibat terkendala pada biaya.

Pengalaman dan perlunya perubahan kebijakan dibidang pertanian telah dinikmati sejumlah daerah seperti, Kab. Kolaka Timur, Kab. Teluk Kuantan, Kab. Jayapura, Kota Denpasar, Kota Madiun, Kota Depok dan sederet Kabupaten Kota yang tersebar di Indonesia.

Untuk mendukung pengalokasian pupuk gratis secara merata diberikan beberapa mekanisme, yakni penyempurnaan administrasi yang tertib dan alokasi distribusi pupuk ke petani yang sesuai dengan kebutuhan petani serta pengawasan di daerah dan dilakukan perubahan kebijakan melalui Pemerintah Kabupaten membantu masyarakat agar tidak ada alasan untuk tidak mengelolah perkebunan, persawahan dan tambak perikanan serta budidaya rumput laut.

Menurut pemerhati sosial kontrol yang juga tokoh pendiri sekolah peradaban Ismail Samad ,S.Ip bahwa Mekanisme yang saat ini sedang diujicobakan adalah Subsidi Langsung Pupuk (SLP) oleh Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, “uji coba sistem IT (Kartu Petani) yang digagas Ibas-Rio yang kemudian dituangkan dalam visi-misinya perlu diperluas dalam rangka memperjuangkan sistem yang dapat mempermudah proses perencanaan, penyaluran, pengawasan, dan pertanggungjawaban bantuan pupuk.” Imbuhnya

Ditambahkannya,” Program Benih dan Pupuk gratis paslon Ibas-Rio tidak mengada ngada dan tidak memanjakan petani namun justru mengajak petani agar meningkatkan daya saing dengan daerah lain seperti Kab. Bone, Wajo, Pinrang dan Pangkep,” Tambahnya

Lebih lanjut putra Balambano ini mengatakan,” Justru sangat miris jika ada Paslon lain yang disibukkan dengan meng-counter isu Visi-Misi orang lain, itu menandakan ketidak mampuannya untuk membangun daerah dibidang ketahanan pangan,” Ungkapnya

“Program pupuk gratis itu tidak mungkin juga berjalan seterusnya jika para petani telah berhasil, justru program Ibas-Rio dijamin mampu meningkatkan daya saing agar petani tidak dimanjakan dengan alasan tidak ada biaya untuk beli bibit dan pupuk, jadi saya percaya jika program Ibas-Rio tidak mengada ngada.” Lanjutnya

“Jadi sekali lagi program Ibas-Rio justru memacu kemampuan untuk bekerja dengan baik dan berusaha melampaui standar prestasi yang ditetapkan, berorientasi pada hasil dan terus menerus melakukan upaya untuk meraih keunggulan demi terciptanya Luwu Timur Berlimpah Pangan,”Tutupnya

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.