GIAT MONITORING, GUBERNUR JAWA BARAT INSPEKSI PSBB DI BEKASI KOTA
  Viewer : 532 Kali

Lap; Feriyani/Karin

Bekasi,libertiekpress.Com- Rabu 15 April 2020 Pkl. 12.30 Wib s/d 12.55 Wib bertempat di kantor Pos Bekasi Jl. Lapangan Multiguna Kel. Margahayu Kec. Bekasi Timur Kota Bekasi, telah berlangsung kunjungan Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) ke kantor Pos Bekasi, Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan pengecekan persiapan pendistribusian bantuan Sembako oleh PemProv. Jabar di wilayah Bekasi Kota di masa pendemik Corona.

Tampak hadir pula dalam kegiatan tersebut antara lain :
‐Wali kota Bekasi (Dr.Rahmat efendy)
– Kepala kantor Pos Bekasi (Norman Fitriani)
– KBP. Wijonarko, S,Ik. M.Si (KaPolres Metro Bekasi Kota)
-Kolonel. Susilo (Danrem Bks)
-Kolonel. Rama Pratama (Dandim 0597 Bekasi) ;
-KBP. Budi Wijonarko, SH. MH (IRWASDS Polda Metro Jaya), Serta
-AKBP. Sambodo (Dir Lantas Polda Metro)

Dalam sambutannya Kepala Pos Kota Bekasi Norman Fitriani mengatakan ” Kami sudah mempersiapkan segala sesuatu terkait dengan pendistribusian bantuan sembako dari Provinsi Jawa Barat, dengan adanya Program ini dari Jawa Barat khususnya di Kota Bekasi dan kami akan selalu berkordinasi dengan pemerintah Kota Bekasi terkait dengan penerima bantuan tersebut dan kami juga siap untuk melaksanakan kegiatan pendistribusian bantuan sembako dari Provinsi Jawa Barat”. paparnya.

Terpisah, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan “Saya ke sini dalam rangka melakukan inspeksi penerapan PSBB di wilayah Jabar yang salah satunya Kota Bekasi, Berlakukannya PSBB tentukan dilakukan evaluasi selama 3 hari kedepan dan sekilas saya lihat di jalan kendaraan sudah turun 50 % di wilayah Kota Bekasi, Bogor dan Depok. Khusunya di daerah permukiman masuk level dua masih terlihat masyarakat yang masiih berkelompok agar walikota Bekasi dengan instansi terkait utk lebih memberikan penekanan terkait dengan berlakunya PSBB di wilayah level dua tersebut,” ucapnya

Lanjutnya lagi, “Saya titipkan kepada Walikota Bekasi untuk Kota Bekasi harus ada ketegasan dlm menegakan PSBB ini, klu bisa ada tindakan tilang sehingga ada efek dan dicatat oleh Negara”.

Lanjutnya “Mudah mudahan di kota Bekasi dapat di laksanakan dengan inovasi dengan surat teguran dari pihak Kepolisian dan Pemerintah Kota Bekasi, dan kami sudah mulai menurunkan bantuan provinsi Jabar dengan memberikan bantuan sembako di wilayah Jawa Barat.Dimana target kami untuk para Masyarakat Kota Bekasi adalah Rp500.000 x 4 bulan dan apabila masih kurang, maka akan ada dana bantuan dari Kota Bekasi”.

Kota Bekasi sangat berdekatan dengan episintrum sehingga mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Jangan sampai warga Kota Bekasi yang kelaparan, serta di adakannya gerakan nasi bungkus dan kami sudah mengirim beras ke setiap Kecamatan di Kota Bekasi dan di buat dapur umum.Dalam hal ini agar PKK di Kota Bekasi dapat di gerakan di Kota Bekasi dan agar bembatasan sosial di rubah menjadi solidaritas sosial , bahwa gerakan solideritas, Bekasi banyak komplek perumahan yang sudah mampu berharap dapat memberikan pemahaman pentingnya PSBB sehingga dapat mencegah penyebaran Covid 19.

Masih kata Ridwan Kamil “Kami memberdayakan Driver Ojek Online utk mengirim barang, apabila terdapat warga yang masih belum terdata agar bersabar, karena waktu mendapat bantuan berbeda beda waktunya karena keterbatasan angkutan. Bekasi harus melaksanakn tes masif, hasil dari tes masif tersebut maka akan menemukan peta yang sebenarnya , kedepan rapit tes dapat perbanyak dan swap tes sedang kita order dan akan di kirim ke Kota Bekasi. Apabila ada aduan dapat di masukin melalui aplikasi yang sudah kami sediakan,” Tutupnya

Gubernur provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil juga menyampaikan bahwa di Kota Bekasi dapat menjadi proyek percontohan terkait penanganan virus Covid 19 ini.

Dalam sambutnya Walikota Bekasi DR. Rahmat Efendi mengatakan “Mengucap salam kepada seluruh instansi di Kota Bekasi serta pejabat dari Polda Metro maupun Prov Jabar, Penetapan PSBB di kota Bekasi kami sudah keliling sudah 6 enam tempat yang berbatasan dengan Jakarta namun harus ada kordinasi dengan DKI Jakarta karena masih banyak warga dari Jakarta yang masih wilayah Bekasi tidak ada yang melakukan penerapan PSBB. Kita kompak pimpinan penyangga DKI akan melakukan penetapan PSBB ini, saya secara pribadi dan per surat akan melakukan kordinasi dengan DKI agar petugas di perbatasan DKI agar tempatkan,” ucapnya

Lanjutnya lagi “Memang sudah kelihatan untuk frekuensi masih tinggi dari Jakarta, namun kita akan siap untuk menerapkan PSBB di Kota Bekasi”.

Saat ini Kota Bekasi mendapat perhatian yang lebih dari Provinsi Jawa Barat, saya akan maksimalkan tenaga yang ada di kota Bekasi untuk melaksanakan PSBB ini. Kami sudah menyiapkan tempat untuk rapit tes di stadion utk memeriksa dan mengambil sampel masyarakat Kota Bekasi .
Kami memutuskan untuk mengirim bantuan kepada warga kota Bekasi non KTP Bekasi Insa Allah akan terpenuhi dan mendapatkan bantuan dari Provinsi Jawa Barat.
– Minimal 15 rb orang warga kita Bekasi untuk di tes untuk mendapatkan peta penyebaran Covid 19 di Kota Bekasi,” jelas Walikota Bekasi Rahmat Effendi

Catatan :

– Apabila terdapat warga yang tidak mengikuti peraturan PSBB makan akan di kenakan sangsi yaitu surat teguran atpun tilang dari pihak kepolisian maupun pihak Dishub ;

– Masih banyak ditemukan warga dari Jakarta yang tidak melaksanakan peraturan PSBB dan walikota Bekasi sudah melakukan komunikasi dengan DKI Jakarta terkait dengan pelaksanaan PSBB di masa pendemik virus Corona ini.– Sembako yang di bagikan ke warga berupa : 

Beras 20 kg ;
Telor 2 Kg ;
Minyak goreng 2 liter ;
Mie instan 16 bungkus ;
Gula Pasir 1 Kg ;
Terigu 1 Kg, Serta
Uang tunai 150 Rb.

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.