BOCAH 7 TAHUN SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN KEBAKARAN DI MATABUNTU
  Viewer : 910 Kali

Lutim,Libertiekspress-

Suratman korban kebakaran beberapa waktu lalu di Jln.Matabuntu, Desa Ledu-Ledu, Kec.Wasuponda, Kab. Luwu Timur harus hidup di rumah darurat di tepi jalan setelah rumah semi permanen beserta isinya ludes di lalap si jago merah.

Bantuan sembako, dan beberapa panggal kayu untuk membantu meringankan pendirian rumahnya kembali dari sejumlah pemerhati dan pemerintah daerah nampaknya belum cukup membantu membangun rumahnya sehingga dia dan keluarganya harus pasrah hidup numpang di tepi jalan dengan pelindung seadanya.

Adib Dzakwan bocah 7 tahun anak salah satu pengusaha muda ( Sentral Jaya Group ) di Kec. Wasuponda tampaknya ikut prihatin setelah iya dan teman-teman sebayanya melintas saat berkunjung ke tempat wisata mata buntu, iya kemudian menghampiri korban kebakaran tersebut dan bertanya kepada salah satu anggota keluarga,” Itu anak kecil lewat terus liat-liat kondisi rumahku setelah terbakar, dia bertanya tentang ini rumah kenapa tidak ada atap sama dindingnya om? saya cuma jawab, nanti kalau sudah ada uang nak baru beli”, Tutur Suratman

“Dua atau tiga hari setelah itu dia datang lagi bawa seng spandek, saya sangat tidak percaya anak seusianya ternyata berjiwa dermawan”Suratman menambahkan

Terpisah, Rusdin Asita yang tak lain adalah ayah Bocah 7 tahun tersebut saat di konfirmasi membenarkan hal tersebut,”Waktu pulang dari matabuntu dia lansung masuk kamar dan minta celengannya di buka, setelah saya buka dia hitung dan minta saya beli atap seng, katanya untuk om yang rumahnya terbakar di mata buntu”, Imbuhnya

Jika seorang bocah 7 tahun mampu meringankan beban orang yang sangat membutuhkan kenapa kita tak tergerak untuk melakukan hal yang sama, bahkan terkesan segelintir pejabat hanya menjadikan titik bencana itu sebuah spot foto ( momen pencitraan ). Adib, siswa kelas satu yang terdaftar pada SD Wahda ( yayasan kreatif ) Di Desa Ledu-Ledu, Kec Wasuponda, Kab.Luwu Timur mengingatkan kembali pentingnya bahu membahu meringankan beban orang-orang yang membutuhkan.

Herman S.

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.