MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19 BUTUH MAKAN, BUKAN MASKER
  Viewer : 840 Kali

Ilmiah Sosial; Herman. S

Libertiekspress.Com-  Pemerintah  terus berupaya mencari jalan tengah opsi LockDown, jika tidak serius meminimalisir keadaan ini maka tidak menutup kemungkinan krisis ekonomi di Indonesia akan berdampak seperti yang terjadi di sejumlah Negara.

Pandemi akibat virus corona atau Covid-19 ini  membuat polarisasi antara darurat kesehatan, keselamatan berdampak pada kebutuhan pokok rakyat akibat imbas terhadap krisis ekonomi tingkat global.

Maka upaya pemerintah diharapkan yang paling jitu adalah Penerapan pembatasan sosial berskala besar kemudian peka akan jeritan arus bawah yang menggantungkan penghidupannya pada bidang non formal yang tentunya butuh uluran tangan dan diharapkan upaya ini bisa berjalan sangat efektif asal melibatkan aparat penegak hukum baik itu jajaran TNI-Polri serta  ormas yang peduli akan musibah kemanusiaan yang di percaya paham pada kondisi lapangan.

Kasus memprihatinkan Di Muara Enim, kakak beradik yang mempunyai riwayat keterbelakangan mental di Temukan dalam kondisi kurus kering akibat Kelaparan…dua bersaudara ini di temukan aparat TNI – POLRI yang saat itu membagikan sembako buat warga.

Saya mencoba mengangkat sebuah cerita nyata yang kalau boleh saya bilang kisah ini mewakili teriakan ratusan ribu keluarga yang tersebar di Negeri +62.

Udin seorang pekerja serabutan sangat merasakan dampak dari Corona Covid-19, bagaimana tidak…! Akibat musibah wabah ini jangankan Udin, ratusan, ribuan bahkan jutaan keluarga di Indonesia bisa saja mengalami hal yang sama dimana mereka awalnya hanya menggantungkan hidupnya menjadi buruh harian namun saat ini mereka diwajibkan mengikuti arahan pemerintah untuk tidak keluar rumah sementara waktu.

“Sekarang saya cuma bisa di rumah saja Pak, Bos saya sementara tidak kerja bangunan karna pemilik sejumlah lokasi pekerjaan menghentikan sementara aktifitas akibat wabah ini”. Imbuh Udin

Udin menambahkan,”Maklum saja pak, selama 3 tahun ini saya hanya menggantungkan hidup dari kerja buruh bangunan dan buruh kayu olahan, pada hal sebelumnya saya sedikit mampu meringankan beban keluarga walaupun penghasilan saya cuma 100 ribu/hari”.

Dampak dari wabah virus Corona atau Covid 19 perlahan melumpuhkan dunia usaha, masyarakat kecil yang kerja individual, pekerja upah harian, sektor non formal akan menghadapi situasi yang berbahaya sehingga pemerintah wajib menetralisir permasalahan ini.

Saat ini udin yang menjadi tulang punggung utama keluarganya setelah 5 tahun lalu ayahnya mengalami Strok sehingga tidak mampu lagi bekerja, Udin berharap ada bantuan sembako dari pemerintah untuk kebutuhan sehari-hari, “sejak kemarin-kemarin, bantuan yang dibagikan oleh pemerintah hanyalah masker dan hand sanitizer”. Ungkapnya

“Saya minta tolong kepemerintah Jangan lagi  memberiakan bantuan masker  karna sudah banyak dirumah, yang kami butuhkan sekarang adalah sembako untuk kebutuhan sementara,” harap udin

Berdasarkan pantauan libertiekspress.Com selama Corona Covid-19 mewabah, baru pemerintah pusat & provinsi yang peka akan permasalahan sebagian masyarakat dengan tanggap menggelontorkan anggaran bantuan sosial yang dikemas dalam bentuk sembako serta uang tunai  ,pemerintah kabupaten memberikan bantuan sembako kepada warga segelintir, apakah memang jajaran aparat yang mendata tidak merata saat  melakukan pendataan atau memang kegiatan ini terkesan di politisasi untuk membangun narasi dan panggung…? karena sebagian pemerintah hanya Fokus memberikan himbauan tentang Maklumat keagamaan serta membagi-bagikan masker dan hand sanitizer sebagai bentuk pencegahan.

Kita cermati bersama bahwa Selain dunia usaha, masyarakat kecil yang kerja individual, pekerja yang mengejar upah harian serta sektor non formal akan menghadapi situasi yang berbahaya jika pemerintah lamban tanggap.

Penutup; pemerintah dipilih oleh rakyat dengan tujuan untuk melayani rakyat

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.