Hadiri Panen Perdana Di Wotu, Irwan Berharap Kelompok Tani Mampu Ciptakan Unit Usaha Atas Dukungan Pemerintah
  Viewer : 325 Kali
Irwan Bachri Syam hadiri panen perdana di Desa Lampenai atas permintaan Mustafa selaku pemilik lahan

Editor : Nur Aini

Wotu,Luwu Timur,libertiekspress.com–[]
Dusun. Sumber Nyiur, Desa Lampenai Kec. Wotu merupakan salah satu daerah agraris di Kabupaten Luwu Timur, dimana mayoritas penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai petani.

Musim panen telah tiba, Para petani gelar panen perdana yang dihadiri calon bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Jumat 6 November 2020.

Acara panen perdana tersebut dirangkaikan dengan kegiatan pemaparan Visi dan Misi Ibas-Rio Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, yang disambut hangat warga setempat.

Program Ibas – Rio yang disampaikan lewat Visi-Misinya disebut dengan project power atau penguatan kelompok tani untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan petani, dimana petani dituntut agar mampu mandiri menangani masalah-masalah pertanian baik secara kelompok maupun individual yang tentu didukung penuh oleh Visi Misi Ibas-Rio nantinya.

“Untuk memandirikan kelompok tani, masyarakat harus menjadikan kelompok tani sebagai unit usaha, tentu dengan dukungan pemerintah melalui penyediaan pabrik pengolahan beras, jadi tidak perlu lagi mengirim keluar, tentu dengan harga yang lebih baik.” Ucap Irwan

Lanjut Irwan,” Selain itu, Petani harus mampu menata masalah administrasi pertanian dan juga harus memiliki komitmen yang tinggi dalam bekerja, jika nantinya kami diamanahkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati minimal kami meringankan beban petani dengan menggratiskan Bibit, Pupuk serta Alsintan.” Imbuhnya

Akmal, warga setempat kepada awak media berharap agar Ibas-Rio terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati, “Saya berharap masyarakat Kec. Wotu bersatu untuk memenangkan Ibas-Rio, khususnya Desa Sumber Nyiur, karena pemikiran Ibas-Rio ini tidak hanya sekedar membagikan bibit dan pupuk gratis, tapi dia berfikir sampai pada tahap akhir yakni pembangunan pabrik pengolahan padi hingga masuk ke tahap pemasaran,” Tutupnya

Journalist
Herman. S

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.