TINDAKAN TEGAS APARAT KAB. LUWU THM DI TUTUP, AKTIVIS ” DI LUTIM JANGAN HARAP “
  Viewer : 355 Kali
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Lutim-Libertiekspress

Tindakan penutupan paksa Tempat Hiburan Malam ( THM ) setelah teguran tak di indahkan oleh pihak pemda Kab. Luwu, Sul – Sel akhirnya terlaksana, dimana dalam operasi penutupan THM tersebut melibatkan Dinas Sosial, Dinas Perdagangan, Dinas Perizinan, jajaran Polres Luwu serta anggota TNI.

Operasi penutupan kegiatan THM di Kab. Luwu ini mendapat apresiasi dari warga sekitar serta Ormas Islam karena sejak adanya kegiatan THM ini hampir tiap malam terjadi keributan.

Beda lagi dengan Kab. Luwu Timur, Berulang kali menjadi sorotan masyarakat, Ormas Islam serta beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat namun kegiatan bisnis Tempat Hiburan Malam di Kabupaten ini semakin mewabah tampa tindakan tegas, Saiful R yang menjabat pimpinan umum Lembaga Pemerhati dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia ( LPPMI ) menyayangkan kinerja pihak Pemda Luwu Timur yang di nilainya tidak proaktif dalam tugasnya memberantas sumber penyakit masyarakat ini, ” Apa yang Dinas sosial, Dinas Perdagangan, Dinas Perizinan, Satpol PP, pihak Polres Lutim kerjakan sehingga kegitan THM seperti perdagangan miras, jajanan prostitusi serta tidak menutup kemungkinan menjadi pusat peredaran obat-obat terlarang di beberapa Kecamatan di Kab. Luwu Timur makin marak?,” Imbuhnya
” Pada hal masalah ini telah mendapat sorotan keras dari sejumlah LSM dan tak jarang di muat di media, jadi menurut saya tindakan tegas yang di lakukan Pemda Luwu untuk kemudian di terapkan di Luwu Timur jangan harap”, tambahnya.

Terpisah, Pimpinan FPI Luwu Raya Abdul Rauf Dewang menyatakan bahwa,” kegiatan sumber penyakit masyarakat di Kab.Luwu Timur seperti THM, kios-kios penjual miras semakin banyak dan tidak sedikit masalah yang di timbulkan hingga merenggut nyawa, seyogyanya Pemda Luwu Timur lebih profesional di bidangnya agar penyakit masyarakat di Luwu Timur segera di tindak tegas,” ungkapnya.
“Saya liat para pemilik THM hanya mendapat tindakan bila menjelang hari raya atau operasi tertentu, selanjutnya aktifitas THM kembali beroperasi karena saya liat tidak mendapat tindakan tegas, dinas lain saling lempar masalah terkait penindakan jadi jangan harap di Luwu Timur akan menerapkan apa yang di lakukan Pemda Luwu”, tutupnya.

Di ketahui sejumlah THM yang menawarkan segala jenis miras dan jajanan prostitusi menyebar di Kab. Luwu Timur seperti di Kec. Mangkutana, Kec. Tomoni, Kec. Towuti serta di Kec. Wasuponda. | Yusran/ Samuntur

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.