SEMINAR PELESTARIAN BUDAYA DI TOWUTI, MAHASISWA TOLAK WILAYAH KONSESI PT. VALE
  Viewer : 1208 Kali

Lutim | Libertiekspress, –

Kegiatan seminar pelestarian budaya yang di laksanakan di gedung Bantaea, Kec. Towuti, Kamis 22 Agustus 2019 selain mengangkat tema “Mengembangkan Sumber Daya Manusia serta mempererat tali silaturrahmi dengan budaya Lokal”, kegiatan yang di promotori Mahasiswa Universitas Cokrominoto ini juga memberikan sinyal terhadap pihak PT. Vale, Tbk untuk menghentikan kegiatan dalam bentuk apapun di Desa lioka sebagai salah satu Desa tertua di Kab. Luwu Timur yang penduduknya di dominasi suku pribumi atau salah satu suku asli Kab. Luwu Timur yakni suku To Padoe.

Seminar pelestarian budaya adalah kegiatan unggulan program kecamatan yang di dalamnya ada 2 item kegiatan, di antaranya lomba kebersihan desa kecamatan towuti serta kompetisi engrang/lari tongkat tingkat SD, SMP dan SMA.

Tujuan dari kegiatan seminar Pelestarian budaya di yaitu pengembangan SDM, agar supaya anak2, remaja dan pemuda tetap melestarikan budaya investasi leleluhur.

HAERUL ANSAR (KORCAM) adalah putra daerah kec. Towuti,. pada sambutanx menyinggung dan menolak keras Wilayah konsesi PT. Vale di Desa Lioka, Kec. Towuti. Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab sosial sebagai mahasiswa yang memegang tri dharma mahasiswa. Saya siap mengawal/memotori masyarakat Desa lioka untuk memperjuangan hak rakyat yg di kuasai oleh kapitalis terkait wilayah konsesi PT. Vale. Tuturnya dengan lantang..
Selain dari pada itu, HAERUL ANSAR berharap agar kegiatan ini sebagai batu loncatan untuk tetap melestarikan budaya lokal.

| Samuntur | HR

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.