RAUF; PEMEKARAN PROVINSI LUWU RAYA ADALAH AMANAH LELUHUR
  Viewer : 677 Kali

Luwu,Libertiekspress-

Tokoh Aktivis Pemuda yang juga Ketua Markas Wilayah Front Pembela Islam Luwu Raya ( Mawil FPI Luwu Raya) Abdul Rauf La Dewang mengapresiasi Aksi Mahasiswa dan Masyarakat Wija To Luwu khususnya di WALMAS, Walenrang-Lamasi yang tergabung dalam Aliansi Wija To Luwu yang menyuarakan pembentukan Luwu Tengah sebagai wujud dari realisasi Amanah Leluhur yg telah lama diperjuangkan.

Sejumlah mahasiswa dan Ormas pasca aksi demo menuntuk pemekaran Luwu Tengah

Rauf mengungkapkan bahwa perjuangan agar terbentuk Provinsi Luwu raya setelah Luwu tengah terbentuk adalah sesuatu yang di  impikan masyarakat Walmas dimana Walmas ini mencakup wilayah Kab. Luwu,” Masyarakat Luwu Raya sudah lama merindukan pemekaran Kota Palopo, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Walmas (Luwu Tengah) sehingga nantinya menjadi Provinsi Luwu Raya.ungkapnya

Massa aksi memblokade Jalan lintas Provinsi

Rauf  menambahkan,”Pernyataan Presiden Jokowi sebelumnya  yang telah memekarkan Papua patut di apresiasi semua pihak, terutama Masyarakat Luwu Raya, sehingga kebijakan setelah moratorium sejak 2014 dapat dicabut sehingga Provinsi Luwu Raya dapat dimekarkan sebagaimana daerah lainnya di Indonesia.

“Jika moratorium pemekaran wilayah dicabut, maka sifatnya menyeluruh,  Jadi pemekaran wilayah ini biar aturan yang menentukan, jangan ada diskriminatif lagi karena masyarakat yang berada di Luwu Raya mempunyai hak yang sama dengan masyarakat di Papua”. Tambahnya

“Olehnya itu, apapun alasannya negara tidak boleh berlaku diskriminatif.. Jika Papua bisa dimekarkan, maka Luwu Raya juga bisa, dan itu di mulai dengan pemekaran Luwu Tengah dan itu adalah Harga Mati karena Provinsi Luwu Raya merupakan Amanah Leluhur.Tutupnya

Di ketahui aksi mahasiswa yang tergabung bersama sejumlah Ormas dan masyarakat Walmas sempat memblokade jalan lintas Provinsi yg menghubungkan Prov. Sul-Sel, Sul-Tra, Sul-teng, Gorontalo dan Sulawesi Utara hingga 8 jam yang mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang. Andi/ HR

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.