Presiden LSM LIRA Dukung Langkah Erick Tohir Berantas Mafia Diperusahaan “Plat Merah”.
  Viewer : 143 Kali

Jakarta | Libertiekspress, –

Ketua Presidium Relawan Jokowi-KH. Maruf Amin The President Center, HM. Jusuf Rizal mendukung langkah Menteri BUMN, Erick Thohir untuk memangkas Perusahaan Anak Cucu BUMN yang didirikan diluar Core Bisnisnya. Anak Cucu Perusahaan tersebut kerap jadi lorong tikus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pejabat Korup.

“Apa yang dilakukan Erick Thohir sudah tepat. Selama ini, bahkan sejak era Pemerintahan SBY, banyak anak cucu perusahaan BUMN dibuat, tapi hampir dipastikan banyak yang merugi. Hanya jadi lorong tikus bancakan oknum-oknum pejabat korup,” tegas Jusuf Rizal ketika diminta tanggapannya oleh media tentang gerakan Meneg BUMN, Erick Thohir di Jakarta.

Pria berdarah Madura-Batak itu bukan asing dalam mengawasi kinerja BUMN. Ia merupakan Tim Relawan Blora Center pendukung SBY-JK pada Pilpres 2004. Ia kerap membongkar dugaan KKN perusahaan plat merah, semisal Garuda, Pelindo, Angkasa Pura, Pelni, PLN, Telkom, Pertamina, Telkomsel, Sucofindo, Jasamarga, dll. Rekam jejak digital mudah ditemukan di google.

Kini pria yang pernah di perusahaan advertising multinasional corporation, Matari Inc itu mendukung Presiden Jokowi-KH.Ma’ruf Amin. Turut bergerak memberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) untuk mengawal visi Indonesia maju. Ia pun mendukung penuh gerakan bersih-bersih Meneg BUMN, Erick Thohir untuk membenahi kinerja perusahaan-perusahaan plat merah itu.

Menurut Jusuf Rizal, hendaknya Meneg BUMN melakukan re-enginering perusahaan BUMN beserta anak cucunya. Katanya sejak dulu banyak yang tidak sehat namun dipelihara dan kerap menjadi lorong tikus KKN. Bahkan ada perusahaan dalam perusahaan. Wajar saja dari 214 perusahaan yang bisa memberi kontribusi hanya 15 perusahaan.

Jusuf Rizal yang juga menjabat Presiden LSM LIRA itu berharap momentum ini dijadikan untuk cuci gudang SDM yang tidak potensial untuk ganti dengan SDM yang lebih potensial, tetapi mengerti bagaimana mengembangkan core bisnis perusahaan. Jangan sampai yang ditempatkan jadi Direksi dan Komisaris karena titipan, namun tidak memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni.

“Meneg BUMN harus bisa sikat mafia diperusahaan plat merah itu dan kartel-kartel yang diduga dipelihara oleh kelompok tertentu, partai politik, politikus, kroni zaman orba hingga yang menjual-jual Presiden Jokowi-KH. Maruf Amin. Tugas Erick Thohir itu super berat,” tutur Sekjen Perkumpulan Perusahaan Media Online Indonesia (MOI) itu. (rls)

Sumber Berita: http://www.majalahperwira.com

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.