PENGOLAHAN OLI DAUR ULANG DI DUGA TAK MILIKI IZIN, INI TANGGAPAN PANIT KRIMSUS POLRES METRO BEKASI
  Viewer : 636 Kali

Kabupaten Bekasi,Libertiekspress-

Senin (11/11/19) Tim Asosiasi wartawan profesional Indonesia ( AWPI ) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bekasi Raya  menerima informasi terkait adanya kegiatan pengolahan Oli bekas (Daur Ulang) yang menurutnya tidak dilengkapi izin, berdasarkan informasi dari warga yang enggan di sebut namanya tersebut tim investigasi AWPI kemudian melakukan penelusuran di lokasi pengolahan tersebut tepatnya di kp Legon, Jati mulya, kecamatan Tambun Selatan, Kab. Bekasi.

 

Lokasi pengolahan Oli daur ulang yang di duga tidak memiliki izin

Dari hasil investigasi dilapangan TIM AWPI DPC Bekasi Raya menemukan lokasi tempat usaha pengolahan oli (daur ulang oli bekas) beserta ratusan drum yang berlabel ternama ( P ) di lokasi tersebut.

Saat Tim AWPI melakukan konfirmasi di lokasi terkait kegiatan dan perizinan usaha kepada karyawan dan pihak pengelolah tidak ada yang memberikan keterangan secara resmi, Bahkan bungkam dan menghindar saat konfirmasi, salah satu bagian keamanan mengaku oknum petugas kepolisian yang menjaga tempat tersebut juga enggan memberikan keterangan.

Oknum Yang mengaku anggota kepolisian yang menjaga keamanan di lokasi pengolahan Oli daur ulang tersebut enggan memberikan keterangan terkait perizinan pihak pengelolah

Saat tim AWPI meminta tanggapan terkait penemuan tempat daur ulang oli bekas yang di duga ilegal tersebut kepada Panit Krimsus Polres metro Bekasi, selasa (12/11/19) di mana Abi( Panit Krimsus)  mengatakan,” informasi adanya dugaan tempat pengolahan Oli ilegal dalam waktu dekat ini kami akan adakan pendalaman laporan investigasi dari Tim AWPI”,terangnya.

Nampak aktifitas pihak pengelolah

Lebih  lanjut Abi mengatakan,” pihak kami akan adakan pendalaman atas laporan investigasi dari Tim AWPI dulu, kalau benar adanya pelanggaran atau tidak nanti kita simpulkan setelah dilakukan pendalaman, harusnya gak usah menghindar kalau gak melanggar “.

Abi menambahkan,” terkait adanya oknum petugas yang menjaga tempat pengolahan oli yang di duga ilegal tersebut, juga akan di dalami benar atau tidak ada oknum keamanan yang terlibat di dalamnya,”tutupnya.

(Kar/Tim)

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.