Pembatasan Akses Medsos Yang Tidak Memberikan Batasan Waktu, Begini Tanggapan JOIN !!!
  Viewer : 220 Kali

Makassar,Libertiekspress,-

Sesaat setelah pemerintah memutuskan untuk membatasi akses terhadap media sosial,khususnya fitur penyebaran video dan gambar pasca-aksi yang berujung kerusuhan sejak Selasa(21-05) malam hingga Kamis pagi.

Pembatasan akses ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik,Hukum,dan Keamanan Wiranto dalam konferensi pers Rabu(22-05).

Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik(ITE)sebagai dasar rujukan hukum mengeluarkan kebijakan ini.

Pembatasan yang bersifat sementara ini,menurut Wiranto untuk menghindari penyebaran berita bohong dimasyarakat tentang peristiwa beberapa hari belakangan ini.

Pemerintah tidak memberikan batasan waktu kapan pembatasan akses media sosial ini akan dicabut,karena bergantung kepada situasi keamanan didalam negeri.

Menanggapi pembatasan tersebut,Jurnalis Online Indonesia(JOIN)pusat melalui seorang penasehatnya,Rifai Manangkasi berharap pemerintah segera mencabut kebijakan pembatasan akses media sosial ini.

Menurutnya,langkah tersebut dinilai membatasi hak setiap orang untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi yang dijamin UUD 1945 pasal 28 F bagi warga negara untuk mencari,menerima,dan menyampaikan informasi.

Disuasana politik membuat JOIN menjadi mahfum dan menyadari bahwa langkah pembatasan ini ditujukan untuk mencegah meluasnya informasi yang salah demi melindungi kepentingan umum.

Namun Rifai menjelaskan jika pembatasan akses media sosial ini ikut mengganggu kerja-kerja jurnalistik dalam mencari,memperoleh,menyimpan,mengolah,dan menyebarkan luaskan informasi.

“Pembatasan ini ikut menutup akses masyarakat terhadap kebutuhan mendapatkan informasi.”jelas Rifai
(AR)

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.