Pasca Meninggalnya 2 Warga Akibat Miras Oplosan,Tokoh Pemuda Malili Angkat Bicara
  Viewer : 660 Kali

Malili,Libertiekspress-

Beberapa Minggu setelah kematian 2 orang warga akibat mengkomsumsi Miras Oplosan yang berujung petaka,pemerintah Desa Baruga bersama masyarakat melakukan Musyawarah dan deklarasi Menolak Miras dan Narkoba diwilayahnya.selasa 11-06-2019

Turut hadir dalam deklarasi tersebut Kepala Desa Baruga,Roy Mursyam,Danramil Malili yang diwakili Serma Syamsul Bahri,Babinkamtibmas Brigpol Sukardi,tokoh masyarakat,tokoh agama,dan tokoh pemuda.

Dalam deklarasi tersebut,pemerintah desa Baruga melalui kepala desanya Roy Mursyam,mengingatkan agar masyarakat segera menjauhi dan tidak lagi mencoba untuk memperjual belikan apapun jenis minuman keras dan barang-barang haram lainnya dikabupaten Luwu Timur terkhusus Desa Baruga.

Dirinyapun menyatakan akan menindak keras bagi para pelaku yang masih melakukan aktivitas jual beli Miras dan Narkoba,untuk mencegah kemungkinan terulangnya kejadian beberapa waktu lalu yang dinilai mencoreng nama baik keluarga korban yang dikenal sebagai masyarakat taat hukum.

Senada dengan itu,Awalu sebagai seorang Pemuda yang ditokohkan oleh masyarakat Malili angkat bicara.menurutnya selain merusak mental anak-anak muda,kegiatan yang dianggap membuang waktu dan energi dengan menenggak minuman keras dinilai tidak akan membantu melainkan akan merusak kesehatan bagi diri penggunanya.

Maka dari itu dirinya berharap agar pemerintah mau bertindak keras kepada setiap pelaku penjual dan para penenggak minuman keras diwilayahnya demi melindungi generasi penerus bangsa.

“Saya meminta agar pihak yang berwenang,dalam hal ini pihak kepolisian agar menindak segala perbuatan yang akan merusak mental anak-anak penerus bangsa dengan mencegah peredaran Miras dan Narkoba agar bisa melindungi generasi muda sehingga bisa menciptakan pemuda berakhlak kedepannya “ucap Awalu
(Ali Rauf/Samuntur)

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.