Kotak Suara Tembus Air Disoal
  Viewer : 465 Kali
Demonstrasi Penyiraman Air Kotak Suara Kardus Oleh Ketua KPU Pusat Didepan Kantor KPU Pusat Jakarta

Jakarta, Libertiekspress-

Jelang Pemilu Serentak 2019 Pro Kontra pengguna media sosial tentang Kotak Suara kardus dari bahan dupleks ramai jadi perbincangan.

Pihak Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mencoba  meyakinkan pemerintah dan masyarakat bahwa Kotak Suara ini selain mampu menahan beban hingga 70 Kg, Kotak Suara ini juga di klaim kedap air.

Arif Budiman yang menjabat ketua KPU RI di hadapan awak media senin, 17/12/2018, mencoba meyakinkan publik maka Arif melakukan demonstrasi di Kantor KPU pusat, Jln. Imam Bonjol, Menteng Jakarta Selatan dengan cara mengambil 2 buah Kotak Suara dari bahan kardus lalu menyemprotkan air ke kotak tersebut, selang beberapa saat para awak media memperhatikan kotak tersebut, dan hasilnya ditiap sudut kotak tersebut nampak Rembesan Air menembus kardus hingga ke tiap sisi.

Kenyataan ini tentu sangat bertolak belakang dengan Arif Budiman yang saat ini menjabat Ketua Komisi Pemilihan Umam bahwa Kardus tersebut  kokoh dan kedap Air.

Untuk diketahui, alasan pihak KPU menggunakan Kotak Suara kardus tak lain untuk menghemat biaya Pemilu.

“mungkin karena harga Fluktuatif ya?, bahkan mungkin bisa lebih murah lagi dibandingkan seperempatnya itu tadi” terangnya.

Melihat kenyataan ini, Fery, seorang pengamat politik asal bekasi menduga Pihak KPU tidak melihat sisi kualitas Kotak Suara yang berpotensi rusak dan berimbas kepada hasil pencoblosan DPT saat mengusulkan penggunaan penggunaan bahan kardus.

“Sekarang musim hujan, siapa yang berani menjamin bahwa Hasil Daftar Pemilih Tetap aman, apalagi pemilu kali ini berpeluang memunculkan kecurangan sangat besar karena bertepatan dengan Pilpres, dan kita semua wajib curiga, seharusnya pihak KPU sebelum memutuskan terlebih dahulu melihat kondisi musim dan cuaca saat ini”, ungkap Fery.

Untyk diketahui, Kotak Suara kardus ini di anggarkan Rp.948 miliyar dan menurut Arif, Kotak Kardus hanya membutuhkan 25% dari pagu anggaran,” kita hanya butuh Seperempat dari pagu anggaran”. Tutupnya. (Ismail).

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.