KESENIAN ADAT SUKU TO PADOE DI PERKENALKAN KEPADA ALIANSI ADAT INTERNASIONAL DI JAKARTA
  Viewer : 2639 Kali
Anak suku Topadoe Yang mewakili Masyarakat adat Padoe pada Kegiatan AMAN HIMAS di Jakarta
Anak suku Topadoe Yang mewakili Masyarakat adat Padoe pada Kegiatan AMAN HIMAS di Jakarta
Anak suku Topadoe Yang mewakili Masyarakat adat pada Kegiatan AMAN HIMAS di Jakarta

Jakarta-Libertiekspress, –

Hari ke dua kegiatan memperingati 20 tahun terbentuknya Aliansi Masyarakat Adat Nusantara ( AMAN ) serta Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia ( HIMAS ) yang di gelar di Jakarta 9 Agustus 2019 memasuki hari ke dua.

Salah satu anak suku yang mendiami Luwu Raya, Provinsi Sulawesi Selatan yakni suku To Padoe mewakili Kab. Luwu Timur mempertontonkan kesenian adat moyang mereka yang di lestarikan secara turun temurun lewat seni Laemba ( DERO ).

Atika Darmi (Ketua Sanggar Seni To Padoe)
Atika Darmi (Ketua Sanggar Seni To Padoe)

Kesenian Laemba yang di tampilkan suku To Padoe memukau ribuan peserta AMAN yang di hadiri sekitar 300 anak suku dari pelosok Nusantara hingga beberapa anak suku dari Negara bagian, Thomas Lasampa salah satu tokoh adat suku To Padoe mengatakan,” kesenian Laemba atau dero sebagai bentuk suka cita, kesyukuran atas limpahan berkah dari sang pencipta serta menjaga ikatan kekerabatan agar tetap damai dan tentram”, ungkapnya.

Terpisah Atika Darmi selaku Ketua sanggar seni suku To Padoe mengatakan,” Saya berharap agar budaya to Padoe tetap terjaga dan di lestarikan hingga anak cucu, selain itu tentu untuk memperkenalkan budaya To Padoe ke seluruh nusantara bahwa To Padoe adalah suku yang tetap eksis melestarikan budaya nenek moyang”, terangnya.

Kesenian Laemba/Dero Anak Suku to Padoe diperlenalkan di Hadapan Masyarakat adat Internasional
Kesenian Laemba/Dero Anak Suku to Padoe diperlenalkan di Hadapan Masyarakat adat Internasional

Kegiatan memperingati 20 tahun Aliansi Masyarakat Nusantara bertepatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia ( HIMAS ) yang di tetapkan 9 Agustus ini mengangkat tema” MENEGUHKAN TEKAT, MEMPERKUAT AKAR SERTA MENGEDEPANKAN SOLUSI”.

Kegiatan yang di laksanakan selama Tiga hari terhitung sejak tanggal 9 hingga 11 Agustus ini di hadiri berbagai Anak Suku dari beberapa daerah yang tersebar di Nusantara antara lain Toraja, Sumatera, Lampung, Lombok, Papua serta beberapa anak suku dari Sudan dan beberapa negara lainnya.  | Feriyani | HR

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.