HANYA DI LUTIM KASUS DUGAAN PUNGLI KEPALA DINAS YANG SUDAH DI TETAPKAN TERSANGKA BERJALAN 3 TAHUN TIDAK ADA PENYELESAIAN
  Viewer : 5070 Kali

Lutim,Libertiekspress-

Sudah jelang tiga tahun kasus pungli Labesse yang menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kab.Luwu Timur tak ada kejelasan, hal ini kembali menjadi sorotan Ketua Pospera Luwu Timur yang akrab di sapa Erwin serta Andi selaku Presidium LPPM Indonesia.

Kasus pungli yang oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar ( Saber Pungli ) Polres Luwu Timur yang menetapkan Labesse pada Selasa 07/02/2017 sebagai tersangka kasus pungli di sekolah, hal yang mencederai sistem pemerintahan di Kab.Luwu Timur ini menurut Presidium LPPM Indonesia Andi ada upaya campur tangan oknum tertentu sehingga kasus ini terkesan di Peti Es kan,” Jika di lihat dari ritmenya dimana berkas perkara yang oleh penyidik telah di limpahkan ke pihak kejaksaan namun terus di kembalikan dengan alasan berkas belum lengkap untuk di sidangkan artinya berkas bolak balik antara pihak kepolisian dan pihak kejaksaan atau P19 maka patut di duga ada upaya intervensi oknum tertentu untuk meredam kasus ini”, Ungkapnya

Kasus yang menjadi sorotan Ketua Posko Perjuangan Rakyat ( POSPERA ) Erwin Sandi pada Januari 2017 lalu ini menuding adanya upaya Labesse untuk meraup keuntungan melalui edaran surat rekomendasi Kadis Pendidikan Lutim (Labesse) pada tanggal 16 Januari 2017 dimana surat edaran tersebut mewajibkan pihak sekolah dalam hal ini guru dan siswa membayar sebesar 23 Ribu yang di kemas dalam kegiatan pengecekan golongan darah dan pembuatan ID Card Guru, Siswa serta pegawai.

Kasus dugaan Pungli yang juga menyeret dan menetapkan Agus Setiawan selaku rekanan sebagai tersangka ini terdaftar pada Arta Global Medika (AGM) asal kota Palopo.

Menurut Andi,” Kita telah meminta tanggapan pihak Polda Sul-Sel serta pihak Kejaksaan Tinggi, mereka berjanji akan segera mengusut penyebab atau kendala sehingga kasus ini terkesan di Peti Eskan”, tambahnya

Ditanya terkait siapa yang memberi tanggapan tersebut Andi masih enggan untuk membeberkan,” Klau di tanya terkait itu nanti saja kita lihat sejauh mana mereka profesional dalam menjalangkan tugas dan fungsinya selaku penegak hukum, kalau memang tidak ada kejelasan kita komunikasikan lansung dengan pihak Mabes Polri dan pihak Kejagung, karna kasus yang di laporkan oleh Ketua Pospera ini butuh keseriusan dalam penanganan, klau tidak tentu kualitas Jajaran polres Lutim dan pihak Kejari Lutim patut di pertanyakan”,Tutupnya

Terpisah Erwin Sandi yang akrab di sapa Om Botak saat di mintai tanggapan dengan gaya humorisnya menanggapi,” kalau ditanya masalah ini saya mungkin cuma bisa bilang di mana di jual kue Tar? karna saya mau rayakan jelang ulang tahun yang ke 3 kasus pungli Labesse yang mengendap”. Ungkapnya sambil tertawa. HR

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.