Dua Kuburan Dibongkar Dipicu Beda Pilihan Caleg
  Viewer : 512 Kali
Proses Penggalian Kuburan Akibat Beda Pilihan Caleg

Bonebolango, libertiekspress-

Pesta demokrasi yang di gelar serentak pada 17 April 2019 seakan tak hentinya menuai kontroversi, mulai dari para tim pemenangan hingga tim keluarga,  masing-masing tim yang menjagokan calon yang berbeda terkait pemilihan Presiden hingga Anggota Legislatif.

kurangnya pembekalan pemahaman masyarakat dalam hal  memaknai pesta demokrasi yang di gelar perlima tahun ini tak jarang memicu konflik, budaya saling bully, Lapor melapor hingga tak jarang  berujung anarkis sudah jadi tontonan 5 tahunan dalam pesta demokrasi.

Seperti kejadian penggalian Dua makam warga di Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bonebolango di picu perbedaan pilihan  Calon Legislatif.

Tangis kerabat arco Pomantolo pecah saat menyaksikan Makam Masri Dunggio yang wafat tahun 2015 yang tak lain adalah jasad suaminya serta cucunya Siti Aisyah Hamsah di gali untuk di pindahkan akibat masalah beda pilihan Caleg.

Abdul Salam Pomantolo yang juga masih kerabat Almarhum Masri Dunggio membeberkan bahwa masalah ini di picu saat Awano Hamsah sang pemilik lahan pekuburan yang juga masih kerabatnya meminta agar keluarga almarhum mendukung Caleg Jagoannya. karena pihak keluarga almarhum menolak permintaan Awano maka awano meminta agar makam Masri dan cucunya di pindahkan dari lahan miliknya, “Sarco istri Almarhum beserta keluarganya tidak menyetujui permintaan Awano selaku pemilik lahan untuk mendukung jagoannya maka Awano meminta agar dua kuburan di atas lahannya tersebut di pindahkan”, Pungkasnya.

Taufik yang menjabat Kepala Desa Toto Selatan mengungkapkan bahwa Kedua Belah pihak baik dari pihak Awano serta keluarga Sarco sudah pernah di lakukan upaya mediasi namun tidak menuai hasil, “Saya sudah temui mereka secara terpisah bahkan mempertemukan keduanya namun mereka tetap pada prinsipnya”, Pungkasnya.

“Konflik keluarga mereka sudah terjadi beberapa bulan kemarin terkait pemilihan Calon Legislatif namun belum menemui titik temu”, Tambahnya, “sebenarnya Awano mengatakan kalau dia cuma emosi jadi dia bicara seperti itu, trus awano juga mengatakan bahwa masalah kuburan kalau tidak mau di pindahkan tidak masalah karena kmarin saya cuma emosi”, tutupnya. (Stanley)

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.