Diduga Saudara Angkat Oknum Kades Intimidasi Wartawan Usai Liput Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa
  Viewer : 304 Kali
Rifai Manangkasi (Ketua JOIN sulsel)
Rifai Manangkasi (Ketua JOIN sulsel)
Rifai Manangkasi ( Ketua JOIN Sulsel)

Luwu – Libertiekspress,-

Intimidasi terhadap wartawan harian rakyat Sulsel dikelurahan Maroangin kecamatan Tellu Wanua kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat malam 21-06-2019 memantik reaksi keras dari pengurus Jurnalis Online Indonesia(JOIN) Indonesia.

Rifai Manangkasi, Penasehat DPP Join berharap aksi premanisme berupa pelemparan batu tersebut mengakibatkan mobil yang ditumpangi Wartawan Harian Rakyat Sulsel, Haerul Tungga harus menjadi atensi aparat Kepolisian didaerah Sulawesi Selatan.

“Apalagi dua pelaku telah diidentifikasi akan memudahkan aparat kepolisian menangkap pelaku.” Ujar Rifai

Kejadian pelemparan oleh oknum pemuda dikelurahan Maroangin tersebut terjadi usai melakukan tugas peliputan didesa Pompengan Tengah kecamatan Lamasi Timur kabupaten Luwu, terkait dengan dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa.

“Saat menuju pulang, tiba-tiba dua pemuda melempari mobil dari arah depan.”ujarnya

Pasca kejadian, korban bersama dua rekannya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Palopo.

“Kejadian ini sudah saya laporkan untuk secepatnya ditindak lanjuti.” tambah Haerul

Diketahui, pelaku diduga bernama Veron dan rekannya Amaluddin alias papa paya yang merupakan saudara angkat kepala desa Pompengan Tengah, Rustan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui apa motif dibalik pelemparan batu tersebut.

Olehnya pengurus JOIN mengecam keras aksi pelemparan batu terhadap Wartawan Harian Rakyat Sulsel dan meminta kepada aparat penegak hukum agar segera menangkap pelaku.

“Kami menaruh harapan kepada Kapolda Sulsel agar kasus ini menjadi atensi dan dapat segera membongkar motif dibalik aksi premanisme ini.” ujar Rifai yang dihubungi via WhatsApp dari Palu Sulawesi Tengah.(Ali Rauf)

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.