Bela Muslim Uygur, Ribuan PA 212 Banjiri Kedubes China
  Viewer : 393 Kali
Aksi Brutal Aparat Keamanan Pemerintahan China di Uygur
Ribuan Alumni PA 212 Kepung Kedubes China Saat Aksi Bela Muslim Uygur

Jakarta, libertiekspress-

Pembantaian besar-besaran Suku atau Etnis Urghu ( Uygur ) yang mendiami Xinjian China oleh negara Komunis China menuai kecaman dari beberapa negara mayoritas Muslim dan Non muslim seperti AS, Malaisya, Turki dan Indonesia.

Pembantaian umat muslim Uygur oleh pemerintah Komunis China di duga kuat sudah di luar batas kemanusiaan yang di mulai sejak tahun 2014 ini telah mencoreng nama  negara tirai bambu ini terkait dugaan kejahatan kemanusiaan luar biasa.

Prihatin atas kejahatan kemanusiaan ini puluhan Ormas islam dan Kemahasiswaan yang tergabung dalam Presedium Alumni (PA) 212 melakukan aksi di depan Kedubes  China, Mega Kuningan Jakarta Jumat 21/12/2018 yang menuntut agar Pemerintah Indonesia segera mengambil sikap dengan meminta agar Negara Komunis China melalui Kedubes China segera menghentikan kejahatan kemanusiaan luar biasa terhadap Etnis Uygur.

Aksi yang di ikuti ribuan massa dari puluhan ormas ini juga meminta agar pemerintah tidak tinggal diam, Gus Abbas yang juga salah satu tokoh muda Front Pembela Islam mengatakan, “kami berharap agar pemerintah bertindak tegas, karena tidak menutup kemungkinan saudara-saudara kita Muslim Uygur akan terus berjatuhan” Ungkap Gus Abbas.

“Korban bukan saja dari kalangan Orang dewasa tapi remaja hingga bayi pun tak luput dari penyiksaan dan pembantaian  Pemerintah Komunis China”, tambahnya

Aksi bela Etnis Uygur di hadiri pula ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPI) Usatdz Yusuf Muhammad Martak, Ustadzah Neno Warisman serta Ustadz Bachtiar Nasir, adapun peserta aksi yang di dominasi PA 212 ini menyampaikan Orasi serta tuntutan di antaranya,

1. Mengutuk keras Pemerintahan Komunis China atas penindasan yang di lakukan terhadap Etnis Uygur di xinjian China.

2. Meminta agar Pemerintah Indonesia melalui Kedubes China segera menerapkan kebebasan beragama bagi segenap  manusia Khususnya bagi Etnis Muslim Uygur di Xinjian.

3.Mendesak agar Organisasi Kerja Sama Islam (OKSI)untuk PBB, Komnas Ham untuk bersikap tegas agar Hak-Hak sipil bagi warga Uygur dapat terpenuhi, aksi bela muslim Uygur ini berjalan damai hingga peserta aksi kembali ke rumah masing-masing. (Ismail/Feriany)

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.