DEMO ALIANSI MASYARAKAT LUTRA MENUNTUT MISTERI KEMATIAN ALM. RAWAL
  Viewer : 1544 Kali

Lutra- Libertiekspress

Aliansi Masyarakat Luwu Utara siang tadi 11/6/2019 menggelar aksi di depan Polres Luwu Utara ( Masamba ), aksi tersebut di picu atas misteri kematian Rawal, Warga Desa Karondang, Kec. TanaLili, Kab. Luwu Utara, Sul-Sel yang duga tewas tertembak oleh oknum Satuan jajaran Polres Luwu Utara.

Kronologi kejadian, Warga dan pihak keluarga Rawal saat itu sesaat setelah makan sahur sekitar pukul 05.00 Wita mendengar suara tembakan sebanyak 8x, sontak warga dan pihak keluarga Rawal meninjau langsung asal suara tembakan tersebut, sesampai di TKP, jajaran polres lutra melakukan penggerebekan di pondok perkebunan kelapa sawit milik warga dan pihak keluarga melihat Rawal sudah tak berdaya dengan luka tembak di perut, menurut pihak keluarga Rawal yang juga saudara perempuan Rawal, Lisma membeberkan kalau saat itu Rawal sudah tidak berdaya dan di larikan ke PKM untuk mendapatkan penindakan,” masyarakat dan keluarga dengar suara tembakan 8 kali terus ke TKP, Rawal saat itu sudah tidak berdaya dengan luka tembak di bagian perut dan bekas pukulan benda tumpul di leher dan badannya, untuk dapatkan pertolongan Rawal di bawa ke Puskesmas baru di rujuk ke RSUD tapi nyawanya sudah tidak tertolong”, bebernya.

Keluarga Rawal juga mengungkapkan kalau Rawal memang DPO atas kasus narkoba, ” memang saya dengar Kakak saya di cari polisi tapi bukan berarti kakak saya harus di bunuh, kan ada aturan dan payung hukum”, Lisma menambahkan.

Saldi selaku Jendral Lapangan atas aksi tersebut menuntut dan meminta pihak Polres Lutra memberikan kejelasan hukum Oknum satuan Jajaran Polres Lutra yang melakukan penembakan yang berujung kematian kepada pihak keluarga Alm. Rawal, ” Kami yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lutra meminta kepastian hukum atas dugaan pelanggaran HAM oleh Oknum dari satuan Polres Lutra”, Imbuhnya.
” Kalau pihak Polres Lutra tidak memberikan kepastian hukum Atas meninggalnya Rawal maka kami akan kembali melakukan aksi dan berjanji akan menurungkan massa yang jauh lebih besar”. Terangnya. ” Tidak sampai disitu, kami juga akan melaporkan dan mengawal hal ini ke Propam Polda Sul- Sel bahkan ke tingkat Mabes Polri karna ini menyangkut dugaan pelanggaran HAM oleh oknum polisi”, Tambahnya.

Tak cukup sampai disitu, massa aksi kemudian lanjut ke kantor DPRD Lutra, dalam orasinya massa meminta agar pihak DPRD mengawal kasus ini bersama-sama dan meminta agar diberikan bantuan Hukum, ” Kami lanjut ke DPRD, harapan kami agar anggota DPRD terlibat mengawal kasus ini bersama serta kiranya memberikan bantuan hukum agar kasus ini segera di tuntaskan”, tutup Saldi.

Hingga berita ini di turunkan belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Luwu Utara. Red

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.