Warga Ussu Tolak Pemasangan Sutet Di Area Pemukiman
  Viewer : 366 Kali
Pertemuan Masyarakat Ussu dan Muh Siddiq BM, Wakil Ketua DPRD Luwu Timur

Lutim,Libertiekspress-
Warga Desa Ussu, Kec. Malili, Kab. Luwu Timur meminta Pemerintah daerah dan Perusahaan Listrik Negara memindahkan jalur pembangunan jaringan listrik Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi [ SUTET] dari pemukiman warga.
Arifuddin selaku koordinator masyarakat yang menolak bentangan SUTET melewati pemukiman warga tersebut berharap agar pihak pemerintah dalam hal ini Kepala desa dan pihak PLN memperhitungkan dampak dari pemasangan dan bentangan kabel SUTET tersebut yang sewaktu waktu bisa membahayakan kenyamanan warga yang berada di area pemukiman seperti yang terjadi Kab. Pacitan, Jawa Timur beberapa waktu Lalu.
‘’Sebelumnya saya bersama rekan-rekan pernah di pertemukan di Kantor Desa tapi waktu itu pembahasannya cuma titik koordinat pemasangan tiang SUTET’’ungkapnya
“Kami melihat dampak yang sewaktu waktu bisa membahayakan nyawa kami,jadi saya dan beberapa warga sepakat menolak pemasanga bentangan kabel SUTET tersebut”tuturnya
“Kami sudah menyurat ke DPRD Luwu Timur agar sekiranya kami mendapat kepastian tentang pemasangan jaringan tersebut”tambahnya.
Adapun beberapa poin yang yang di tuangkan dalam surat yang di tujukan ke pihak DPRD Luwu Timur oleh Arif dan warga yang tidak setuju antara lain,
-Dampak radiasi listrik yang dapat membahayakan manusia, hewan dan tumbuhan di sekitarnya.
-Harga jual tanah dan bangunan akan menurun, terutama yang berdekatan dengan jalur listik tegangan tinggi.
-Ketakutan warga bila suatu saat tiang dan kabel listrik roboh karena bencana alam atau karena Teknis.
-Kabel listrik yang melintas di lahan pemukiman kami.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut awak media ini mencoba mengkonfirmasi ke pihak pemerintah Desa, namun saat di koonfirmasi Rahmat selaku Kepala Desa Ussu sedang berada di luar kota, di hubungi via telfon Rahmat mengatakan kalau kami selaku pemerintah desa sudah pernah memfasilitasi warga yang ada di area sekitar pembangunan SUTET,” kami selaku pemerintah desa sudah pernah memfasilitasi warga dengan pihak PLN untuk membahas tentang hal ini namun belum ada kesepakatan, insyaa allah hari selasa depan kami akan kembali memfasilitasi warga dan pihak PLN untuk mencari solusinya karna saya masih di luar kota,’’tandasnya. (Melpi K).

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.