Terdakwa “Pemangsa Anak Didik” Dituntut 14 Tahun Penjara
  Viewer : 747 Kali

Malili, libertiekspress.com-

Terdakwa “pemangsa anak didik”, Aksa Kadir, dituntut 14 Tahun Penjara Denda 60 juta subsidair 1 tahun Penjara.

Tuntutan Jaksa Penuntut Umum ini dibacakan Ramaditya Virgiyansyah dalam persidangan lanjutan kasus kekerasan Seks di Pengadilan Negeri Malili, Kamis (10/10/2019).

Sidang Pembacaan Tuntutan ini dipimpin Ari Prabawa selaku Hakim Ketua, didampingi dua hakim lainnya yakni Reno Hanggara dan Andi Muh.Ishak.

Kepada awak media, Ramaditya, menjelaskan, Jaksa Penuntut Umum mengajukan tuntutan maksimal kepada terdakwa didasarkan beberapa pertimbangan, diantaranya, Perbuatan Terdakwa telah merusak masa depan para anak yang jadi korban, terdakwa merupakan tenaga pendidik yang seharusnya lebih profesional dan terhormat, terdakwa sangat tidak berperikemanusiaan, terdakwa telah mencoreng nama baik dunia pendidikan, serta terdakwa tidak mengakui perbuatannya Dan tidak ada perdamaian.

Dalam perkara ini, terdakwa dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, Pasal 82 ayat 1 jo Pasal 76 E, UU No 17 2016, Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

“Hasil pemeriksaan kami pada saksi -saksi korban ternyata antara korban yang satu dengan korban yang lainnya ada kesamaan modus ” Ujar Ramaditya.

Terdakwa sebelum ditahan menjabat sebagai Kepala Sekolah SMKN1 Malili. Dalam perkara ini ada 12 orang yang menjadi korban pelecehan seks, lima diantaranya masih dibawah umur. Semuanya adalah siswa SMK tersebut.

Sidang sidang selanjutnya adalah pembelaan terdakwa. (Arsad).

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.