Sungai Wasuponda Tercemar, Pemerintah Diminta Turun Tangan
  Viewer : 590 Kali
Kondisi Sungai Wasuponda yang tercemar Limbah

Lutim, Libertiekspress-

Sungai salah satu bagian  penting dalam kehidupan manusia, bahkan peradaban manusia dimulai dari kehidupan di daerah pinggiran sungai, karena di gunakan manusia untuk mencuci, mandi hingga sanitasi, selain itu di dalam sungai ada ekosistem hidup yang sangat di butuhkan oleh tubuh manusia seperti ikan dan lain-lain.

Bagaimana jadinya bila sungai sudah tercemar? Jangankan untuk mandi untuk mencuci saja masyarakat sudah enggan melakukan aktifitas tersebut di sungai karena sungai sudah tercemar oleh limbah rumah seperti bekas cuci piring, pembuangan tinja manusia dan hewan yang proses pembuangannya lansung ke sungai.

Seperti pencemaran sungai yang ada di sepanjang sungai Kec. Wasuponda tepatnya di daerah Desa Tabarano dan Desa Ledu-Ledu, Kec. Wasuponda, Syarifuddin salah satu masyarakat di sekitar bantaran sungai tersebut menyayangkan ulah masyarakat yang tidak sadar kebersihan,”Ini sampah semua dari atas (arah hulu) kalau tidak banjir ini sampah menumpuk baru berbau busuk”ungkapnya

Di sepanjang sungai tersebut kita bisa menyaksikan pembuangan limbah rumahan secara besar-besaran baik itu sampah rumahan, limbah tinja masyarakat serta limbah tinja hewan jenis Babi yang sistem pembuangannya lansung ke sungai, akibat ulah oknum tak bertanggung jawab tersebut sungai yang dulunya di gunakan masyarakat untuk mandi,mencuci dan proses sanitasi tersebut kini nanpak jadi objek yang menjijikkan karena selain menimbulkan bau tak sedap juga terjadi penumpukan sampah di beberapa titik yang jika dibiarkan perlahan akan menjadi Tempat Pembuangan Akhir raksasa.

Dinas Lingkungan Hidup Kab.Luwu Timur serta Pemerintah Kec.Wasuponda di harapkan agar lebih pro aktif melakukan sosialisasi untuk mengajak masyarakat agar sadar akan pentingnya kebersihan dan ekosistem hidup yang sangat di butuhkan untuk keberlanjutan generasi sehat yang sadar akan pentingnya lingkungan sehat dalam kehidupan. Mahmud/HRM

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.