Ratusan Massa Aksi Tolak UU Cipta Kerja Datangi Kantor DPRD Lutim
  Viewer : 708 Kali

Lap     : Susanto

Editor : Nur Aini

Lutim,libertiekspress.com– Hari ini Senin, 12 okt 2020, Serikat pekerja/serikat buruh yang tergabung dalam gerakan massa buruh bersama beberapa lembaga melakukan aksi unjuk rasa Penolakan UU Omnibus Law di DPRD Luwu Timur di Malili.
pengurus serikat pekerja/serikat buruh terdiri dari FSPKEP PTVI, SBSI PTVI, DPC FSPBI Luwu Timur, DPC SBSI Luwu Timur SPBI PTVI dan KEP SPSI PTVI.
Tujuan dari aksi ini adalah menolak UU Cipta Karya di Indonesia khususnya di Luwu Timur.

Rustan Abbas selaku Komando Gerakan Massa Buruh menyampaikan secara terbuka terkait penolakan tersebut dan mendesak pihak DPRD Lutim serta PJS Bupati Lutim untuk sama-sama menolak UU Umnibis Law tersebut,” Sebagai daerah Industri, UU CK tidak mengakomodir beberapa kepentingan buruh seperti pemberlakukan Upah Minimun sektor pertambangan, minimnya perlindungan bagi pekerja perempuan dan keberlangsungan kerja bagi pekerja”. ujar Rustan Abbas

Rustam Abbas selain mengomandoi Gerakan Massa Buruh Luwu Timur, juga sekaligus ketua DPC FSPBI Luwu Timur, nampak diaksi damai tersebut hadir beberapa lembaga, baik itu ikatan Pemuda Muhammadia (IPM), Serikat pekerja Front (SPF) dan Forum Pemuda Merdeka.

Dimana dalam pertemuan dan rapat dengar pendapat itu disepakati oleh Gabungan buruh dan ketua DPRD Luwu Timur yang juga merespon tuntutan massa aksi untuk menolak pemberlakuan UU Cipta Karya Omnibus Law.e

Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam dalam ruang pertemuan sepakat secara bersama sama menolak penerapan UU yang dianggap merugikan kaum buruh tersebut,”Jika rakyat menjerit maka DPRD juga harus ada dibarisan rakyat, Saya sebagai ketua DPRD akan membuka jas, kita sama-sama turun ke jalan, hari ini kita sepakat menolak UU Cipta Kerja, selanjutnya diteruskan kepusat,”Ungkap Ketua DPRD Lutim 2 Periode ini

Hingga dilaporkan aksi unjuk rasa ini berjalan damai.

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.