Dugaan Korupsi Desa Pongkeru Diduga Menempati Peringkat Teratas Se-Indonesia
  Viewer : 4148 Kali
Muh. Syahrir, Kades Pongkeru yang telah ditetapkan sebagai Tersangka

Lutim, Libertiekspress-

Dari 7.400 Kepala Desa (Kades) yang tersebar di indonesia 900 lebih di antaranya telah di tetapkan terlibat Kasus korupsi Alokasi Dana Desa (ADD).

Kali ini kasus dugaan penyelewengan Alokasi Dana Desa menyeret Muh. Syahrir yang menjabat Kades Pongkeru, Kec. Malili, Kab. Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Dari hasil gelar perkara yang sebelumnya di lakukan di Polda Sul-Sel yang di pimpin Wadir Krimsus Polda Sul-Sel, AKBP Parojahan Simanjuntak, Rabu (19/9/2018).

Berdasarkan hasil gelar perkara Wadir krimsus di Polda SulSel, status Muh Syahrir yang sebelumnya Saksi di naikkan menjadi tersangka ungkap Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Andi Akbar Malloroang kepada libertiekspress.com, Jumat (21/9/2018).

Berdasarkan hasil gelar perkara di ungkap hasil audit Badan Pengawasan dan Pembangunan Provinsi (BPKP) Sulsel, Muh Syahrir diduga telah merugikan Keuangan Negara yang bersumber dari ADD tahun anggaran 2017 sebesar Rp. 670 juta.

Angka yang lumayan besar. Ini menempatkan Muh. Syahrir menjadi salah satu Kades yang di duga menyelewengkan Alokasi Dana Desa terbesar di Indonesia.

“Mungkin penyalahgunaan ADD Kades pongkeru ini yang terbesar”. Ungkap Iptu Akbar. (Susanto).

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.