Bangunan Irigasi Ambruk,Tiga Tahun Petani di Daria Gagal Panen
  Viewer : 350 Kali
Saluran Irigasi Yang bermasalah di Dusun Lagolo, Desa Wasuponda, Wasuponda

Wasuponda, Libertiekspress-

Sejak dibangun 2015 silam, irigasi yang mengairi persawahan dari matabuntu hingga dusun Lagolo desa wasuponda dikeluhkan petani.

Pasalnya bangunan irigasi tersebut beberapa bulan setelah difungsikan ambruk dan hancur hingga ratusan meter sehingga air yang mengalir meluap kedalam sawah petani.

Meski telah dilakukan perbaikan seadanya dengan inisiatif petani yang memakai karung berisi pasir untuk menghalau meluapnya air, namun cara itu terbukti tidak dapat menahan arus air yang deras sehingga mengakibatkan kegagalan panen disetiap tahunnya.

Gagal panennya itu bukan berarti sama sekali tidak menghasilkan panen, tetapi sejak ambruknya bangunan irigasi tersebut mengakibatkan hasil panen yang dulunya bisa mencapai puluhan karung kini hanya bisa mendapatkan seperempat dari itu.

Salah seorang petani yang juga tokoh masyarakat kecamatan Wasuponda, Rantimbu Melalo, menyatakan keresahannya selama ini yang diakibatkan oleh luapan air dari bangunan irigasi yang ambruk itu sehingga sawah yang digarapnya yang juga menjadi satu-satunya tumpuan hidup keluarganya sudah tidak bisa menghasilkan panen seperti sebelum irigasi tersebut dibangun.

Dirinya pun berharap agar pemerintah daerah bisa memperhatikan ini agar kelangsungan hidup keluarga petani bisa lebih baik dan tidak selalu merasakan gagal panen.

“Sejak adanya irigasi ini, bukannya menambah hasil panen justru membuat hasil panen terutama disawah saya menjadi sangat berkurang saya berharap pemerintah mau memperhatikan keluhan-keluhan kami para petani agar kami bisa hidup layak seperti orang-orang kebanyakan.” tutupnya dengan nada kesal. (Ali)

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.