PELAKU PENCABULAN BAYI USIA SATU TAHUN DIJENEPONTO DIDUGA KAKEKNYA SENDIRI
  Viewer : 801 Kali

Jeneponto,Libertiekspress Com|| Sebelumnya diberitakan bahwa bayi usia satu tahun dijeneponto diduga jadi korban pencabulan, jajaran Polres Jeneponto sebelumnya kesulitan mengungkap kasus ini dikarenakan pihak keluarga korban memilih bungkam.

Namun SD(Inisial) salah satu pihak keluarga korban Akhirnya Berani angkat Bicara, dia membeberkan bahwa Pelakunya adalah bapak sambungnya.

“Iye. Bapak tiriku,” ujar SD singkat saat dikonfirmasi, Selasa, 15 Maret 2022.

Bahkan SD mengaku sebelumnya diminta agar tutup mulut oleh pihak keluarga, pengakuan sebelumnya bahwa AI (Inisial Korban) dianggap terjatuh sehingga alat kelaminnya berdarah.

SD terus ngotot membeberkan identitas terduga pelaku walaupun mendapat tekanan,”Tapi saya tidak akan mundur memperjuangkan ponakanku. Banyak yang halangi saya untuk bicara,” Imbuhnya

Pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan terhadap keluarga bayi AI. Bayi berusia satu tahun 3 bulan yang dilaporkan menjadi korban pelecehan seksual di Kabupaten Jeneponto.

Kapolres Jeneponto AKBP Yudha Dwijayanto mengatakan pihaknya kesulitan untuk mengungkap kasus tersebut. Apalagi menurutnya tidak ada saksi mata. Keluarga juga tertutup, Tidak mau memberikan informasi.

“Jadi ini cukup menyulitkan. Karena tidak ada saksi mata, keluarga juga mengaku tidak tahu dengan siapa korban bermain terakhir. Tapi kita sudah periksa beberapa pihak keluarga,” ujar Yudha saat dikonfirmasi, Selasa, 15 Maret 2022.

Ia mengatakan kasus ini telah resmi dilaporkan oleh salah satu pihak keluarga pada Senin, 14 Maret 2022. Padahal kejadian terjadi pada Minggu, 13 Maret 2022 sekitar pukul 11.30 Wita.

“Masih dalam pengembangan. Akan kita panggil lagi keluarganya untuk penyelidikan. Pemeriksaan awal semua keluarga di rumah korban,” tambahnya.

Pihak kepolisian sendiri sudah menerima laporan RI (25 ), ayah korban dengan nomor laporan polisi LP/B/105/III/2022. Dari keterangan pelapor, korban mengalami pelecehan seksual terhadap anak.

Korban AI disebut ditemukan sedang menangis di dalam ayunan. Sewaktu dicek oleh tantenya, menurutnya, kencing korban sudah mengeluarkan darah saat itu.

Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit Lanto Daeng Pasewang, Jeneponto. Dari hasil pemeriksaan, dokter menemukan alat kelamin korban robek dan pendarahan.

Kepala UPT P2TP2A Pemprov Sulsel Meysie Papayungan menambahkan korban saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Unhas. Ia harus menjalani operasi akibat kejadian tersebut.

“Kondisi korban terus kita pantau, kita dampingi, sambil menunggu penyelidikan dari kepolisian,” Kuncinya

Penulis (Munir)

 

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.