MABUK ALKOHOL, OKNUM ANGGOTA POLRES ANIAYA 4 SOPIR TRUK
  Viewer : 522 Kali

Lap; Dona Dwi

Pohuwato,Libertiekspress.com-
Pohuwato– Empat sopir dump truck di Desa Dudewulo, Kecamatan Popayato Barat, Kab. Pohuwato, prov. Gorontalo tepatnya di perbatasan Gorontalo – Sulawesi Tengah jadi korban penganiayaan dari salah seorang oknum anggota Polres Pohuwato pada Sabtu (11/4/2020) malam tadi.

Dari informasi yang dihimpun, para sopir truk yang jadi korban penganiyaan ini masing-masing, Haris Darman (37), Anto Anjani (40), Joko Pasisingi (45), serta Fahrudin Dama (26).

Kepada awak media para korban ini mengaku dianiaya oleh pelaku, dimana pelaku ini bertugas sebagai pengawas pekerjaan material timbunan di terminal molosipat.

Haris Darman, Salah satu korban kebrutalan oknum anggota Polres Pohuwato.

Haris Darman satu diantar korban membeberkan bahwa sebelumnya mereka sempat janjian dengan pelaku” Kami memang janjian dengan pelaku jika usai kerja kita minum-minum, setelah selesai bekerja kami cari pak komandan itu tapi kami tidak temukan di lokasi”. Pungkasnya

Melihat oknum Polisi pengawas yang dimaksud tidak berada ditempat akhirnya para korban berinisiatif untuk kembali bekerja mengisi kembali truk mereka dengan material.

Tak lama berselang oknum Polisi dengan aksi Koboy ini tiba-tiba datang tapi dibawah pengaruh miras,” pak komandan itu datang dalam keadaan dibawah pengaruh alkohol, dan menuduh kami mencuri bahan material tersebut”. Lanjut Haris

Lanjut Haris usai memberikan keterangan di Polsek Popayato Barat, Minggu (12/4/2020),”
Kami di kumpul di terminal lalu disuruh jongkok dan tiarap, lalu kami langsung diinjak-injak dan ditendang kayak binatang, Katanya kami ini mecuri timbunan”.

Padahal menurut para korban mereka sudah melaporkan akan istirahat dan berusaha untuk menjelaskan alasan mereka mengisi kembali material tersebut kepada pelaku, namun entah karena sudah dipengaruhi alkohol sehingga oknum anggota polres Pohuwato ini semakin beringas melancarkan aksinya melakukan penganiayaan.

“kami terus injak, di tendang seperti itu seakan-akan kita tidak ada jasa di situ. Kita ditendang di kepala, diinjak di belakang, di paha, sehingga salah satu teman saya pingsan,” pungkasnya.

Menyikapi hal tersebut Kapolres Pohuwato, AKBP Teddy Rayendra. SIK.,M.IK yang telah menerima laporan perbuatan biadab anggotanya dan mengatakan bahwa Propam Telah mengambil keterangan korban.

“Propan sudah turun mengambil keterangan korban, dan segera kita akan tindak lanjuti masalah ini “. Ungkapnya singkat

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.