JANJI KEBEBASAN SANG AYAH YANG DITAHAN, OKNUM KAPOLSEK TIDURI ANAK TERSANGKA
  Viewer : 695 Kali

Libertiekspress||Parigi(Sul-Teng) Seorang anak tersangka di Parigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), membuat pengakuan yang menghebohkan jagad maya lantaran diduga ditiduri oleh oknum Kapolsek Parigi berpangkat Iptu dengan iming-iming kebebasan ayahnya yang terjerat hukum.

Perempuan berinisial S (20) akhirnya buka suara lantaran kesal dengan Iptu IDGN yang sudah menidurinya sebanyak dua kali namun ayahnya tak kunjung bebas.

S mengaku dirayu oleh Iptu IDGN untuk ditiduri dengan janji ayahnya yang ditahan akibat terjerat hukum di Polsek Parigi bisa dibebaskan.

“Dengan mama dia bilang, ‘Dek, kalau mau uang, nanti tidur dengan saya’,” kata S kepada wartawan, Selasa (19/10).

“Terus beberapa minggu (kemudian) dia tawarkan lagi, dia rayu dia bilang, nanti dibantu sama Bapak kalau misalnya saya mau temani dia tidur,” tambah S

S awalnya tidak termakan oleh rayuan Iptu IDGN, dan S mengaku terus membujuknya dengan janji ayahnya selaku tersangka akan dibebaskan jika menuruti keinginan perwira dua balok dipundak ini.

“(Iptu IDGN janji) mengeluarkan Papa, membebaskan Papa. Terus rayuannya begitu terus dia bilang, hingga selama 2 minggu sampai 3 minggu dia merayu terus,” ungkap S.

Dan hingga akhirnya, S yang iba melihat kondisi ayahnya yang ditahan termakan rayuan Iptu IDGN. S, dan setuju untuk bertemu dengan Iptu IDGN di salah satu penginapan.

“Terus akhirnya saya mau, dan dia kasih saya uang, dan dia bilang ini untuk Mama kamu, bukan untuk membayar kamu, ini untuk membantu Mama karena dia kasihan Mama,” ujar S.

Belum sampai menepati janjinya, Iptu IDGN kembali mengajak S untuk berhubungan badan.

“Dia ajak lagi kedua kalinya, dan ada chat-nya, harapan saya memang dia bisa mengeluarkan Papaku,” beber S.

Mamah S pun histeris saat mendengar pengakuan buah hatinya di hadapan wartawan bahwa dia telah ditiduri Iptu IDGN (Kapolsek) dengan janji ayahnya dibebaskan.

Mamah S tidak menyangka bawa perbuatan itu sudah dilakukan dua kali oleh Iptu IDGN kepada putrinya, dengan janji kebebasan ayahnya.

Menyikapi hal tersebut, pihak Polda Sulteng sedang menangani kasus tersebut dan Iptu IDGN sudah dibebas tugaskan.

Tim investigasi dari Polda Sulteng telah mengantongi bukti chat mesra Iptu IDGN ke S melalui pesan singkat WhatsApp.

“Hasil dari investigasi sampai dengan saat ini barang bukti yang sudah didapat adalah percakapan melalui WA,” ujar Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto saat dihubungi, pada Senin (18/10).

Didik menyebut tim investigasi belum menemukan barang bukti lain dalam kejadian ini, sampai saat ini, tim investigasi masih terus bekerja.

“Untuk yang lainnya belum didapatkan,” Tutupnya

Penulis : Dona. Dwi

Editor    : Redaksi

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.