AWPI KECAM TINDAK KEKERASAN TERHADAP SURYA BAGUS YANG BERPROFESI SEBAGAI JURNALIS
  Viewer : 876 Kali

BEKASI,Libertiekspress.Com – Aksi kekerasan yang dialami Surya Bagus (25) jurnalis Radar Bekasi, mendapat kecaman dari Assosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ketua AWPI Kota Bekasi Jerry menyatakan bahwa tindakan premanisme sudah bukan zamannya di era digital saat ini. “Premanisme ini sudah melakukan tindakan di luar  nalar manusia dan harus di ungkap hingga ke akar-akarnya,” ujar Jerry, Senin (06/08).

Jerry mengatakan, setiap pemberitaan jurnalis yang telah memenuhi 5 W 1 H sudah layak menjadi konsumsi publik.  Dan dirinya yakin petugas kepolisian dapat secepatnya mengungkap kekerasan terhadap jurnalis tersebut.

“Insya Allah kita bisa bantu dalam hal pendampingan. Namun teman-teman lainnya pun harus saling support. Mungkin bisa digabung advokasi dari teman-teman media yang lain, untuk saling mendukung, agar polisi bisa segera mengungkap kasus ini sampai tuntas,”kata Upi Yunita SH.selaku tim advokasi AWPI.

Untuk diketahui, Surya Bagus mengalami pengeroyokan. Korban mengaku di pepet sejumlah orang tak di kenal (OTK) sepulang kerja dari kantornya, pada selasa (02/06) sekira pukul 23:30 WIB. Persis di Jl. Pengairan, sisi utara Mega Hypermall, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, korban dihajar dengan benda tumpul.

Korban yang panik berusaha menyelamatkan diri dengan memacu motornya Honda Beat miliknya dan berhasil hingga masuk kontrakannya di Rt 03/18 Pengasinan, Rawalumbu. Namun korban masih dikejar oleh para pelaku.

Korban yang merasa nyawanya terancam langsung mengunci pintu kontrakan dari dalam ruangan, Namun di duga karena kondisi luka yang cukup parah akhirnya korban tak sadarkan diri dan di antar ke Rumah Sakit terdekat  setelah di temukan oleh rekannya.

Hasil pemeriksaan tim medis menemukan adanya gumpalan darah di bagian belakang kepala korban hingga harus menjalani operasi.

Minggu (07/06) malam, korban mulai siuman dan memberikan keterangan kepada teman dekatnya.

Hingga berita ini di tayangkan pihak kepolisian masih tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif penyerangan terhadap pelaku oleh orang tidak di kenal.

(Red)

Editor; Herman. S

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.