AS PENYUAP NURDIN ABDULLAH DIDAKWA 12 TAHUN PENJARA
  Viewer : 532 Kali

Makassar, Libertiekspress.com|| Agung Sucipto terdakwa kasus suap Gubernur Sul – Sel Non Aktif(Nurdin Abdullah) Jalani Sidang Perdana di PN Makassar, Selasa (18-5-2021).

Jaksa Penuntut Umum KPK Muhammad Asri mengatakan, Agung didakwa telah memberi suap dan gratifikasi kepada Gubernur Sulsel Non aktif pada sejumlah proyek sejak tahun 2019-2021.

Hadir secara daring, Direktur PT Agung Perdana Bulukumba tersebut didakwa Jaksa KPK dengan hukuman penjara 5 hingga 12 tahun kurungan badan.

Muhammad Asri selaku Jaksa Penuntut Umum KPK mengatakan, Agung diduga kuat telah memberi suap dan gratifikasi pada Gubernur Sulsel Non aktif, Hingga kemudian tertangkap tangan oleh pihak Lembaga anti rasuwah tersebut.

Atas perbuatannya, Agung didakwa dengan pasal 5 ayat (1) Undang-undang Pemberantasan tindak pidana korupsi, berikut dakwaan alternatif pasal 13 jo pasal 55 dan pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 5 ayat (1) Undang-undang Nomor 31 sebagaimana telah diubah sesuai pasal 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak pidana korupsi,” ujar Asri dihadapan Majelis Hakim dan pengacara Agung.

Asri menambahkan, Agung sendiri telah memberi suap pada Nurdin sebanyak 150 dolllar dan Rp 2,4 Miliar di sejumlah tempat, Antara lain di kediaman Nurdin di Perumahan Dosen, serta di Rumah Makan Nelayan Jl. Ali Malaka serta di rumah dinas Edy Rahmat.

Jaksa KPK itu mengatakan, kedepan pihaknya akan menghadirkan Saksi-Saksi terkait kasus suap tersebut.

“Jadi pekan depan sudah akan kita panggil saksi, ada banyak saksinya, tapi kita akan klusterkan, karena ada dari kluster pemerintahan dan ada juga diluar pemerintahan. Pada intinya kita akan fokus membuktikan dakwaan ini. Tutupnya

Lap     : Rudi

Editor : Redaksi

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.