Ancam Bakar Rumah Nasabah, Oknum  Pegawai Koperasi Batara Di Soal
  Viewer : 4617 Kali

Lap; Arsyad

Lutim,Libertiekspress.Com- Perlakuan tak terpuji dilakukan oknum pegawai koperasi simpan pinjam atas nama Rival pada hari Rabu (22/4/2020) di Desa Ledu-Ledu, Kec, Wasuponda, Kab.Luwu Timur, pasalnya anggota koperasi yang bergerak di bidang simpan pinjam tersebut mengancam salah satu nasabah di di Desa Ledu-Ledu akan melakukan penarikan jaminan juga akan membakar rumah nasabah tersebut jika tidak segera melakukan pelunasan tunggakan. Rabu (22/4/2020).

Diketahui oknum anggota Koperasi Simpan Pinjam Batara yang berkantor di Kec. Towuti, Kab. Luwu Timur tersebut melakukan penagihan kepada seorang nasabah Inisial IT di desa Ledu-Ledu.

Rival pegawai Koperasi Batara tersebut tidak terima alasan nasabah bahwa belum memiliki uang, alasan tersebut disampaikan oleh nasabahnya karena belum mempunyai uang akibat usahanya terhenti akibat sudah beberapa Minggu sudah tidak berdagang dipicu musibah Pandemi Corona ini, namun nasabah yang dimaksud tetap berjanji akan segera melunasinya.

Tidak terima dugaan pengancaman oknum pegawai koperasi tersebut, sang nasabah akan segera melaporkan kejadian yang dialaminya kepada aparat penegak hukum.

“Saya memang menunggak sekitar sebulan, dan saya janji akan membayarnya dalam waktu dekat ini, tapi ini pihak koperasi tidak terima alasan saya, pada hal kita tau kondisi ekonomi sekarang tidak stabil, saya juga sudah tidak berdagang karna ini musibah Corona, dia mengancam akan lakukan penarikan jaminan serta mengancam akan  bakar rumah saya jika saya tidak segera lunasi tunggakanku selama 4 Minggu” beber IT

Terpisah saat dikonfirmasi pihak Kantor Koperasi BATARA yang berkantor di Kec. Towuti kasir KSP yang mewakili penanggung jawabnya kepada awak media mengatakan bahwa tidak ada prosedur atau aturan seperti itu di kantor tempat mereka bekerja.

“Untuk melakukan penagihan tidak ada aturan untuk melakukan seperti yang dimaksudkan, aturannya kami hanya akan melakukan penarikan barang jaminan sesuai perjanjian dengan nasabah,” ungkap Kasir KSP tersebut.

Menyikapi hal tersebut Presidium Lembaga Pemerhati dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (LPPM-I) Herman S, menyayangkan apa yang dilakukan oleh oknum pegawai salah satu KSP diLuwu Timur tersebut, dan minta agar pihak nasabah segera melaporkan dugaan pengancaman yang dialaminya serta meminta agar pihak kepolisian segera menindak lanjuti kejadian ini agar tidak terjadi kekisruhan.

“Jika dalam menagih utang ada oknum yang  mengancam Anda secara verbal, fisik atau ancaman dalam bentuk lain saat menagih utang, maka dapat dilaporkan orang tersebut ke aparat penegak hukum karena tindak pidana pengancaman sebagaimana diatur pada Pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)”. Imbuh Herman

“Perbuatan pihak koperasi ini sudah sangat keterlaluan, jika pihak Polsek Wasuponda tidak segera menyikapi hal ini maka kita akan bawa laporkan dugaan Pidana pengancaman ini ke pihak Polres Lutim”. Tutup Herman

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.