BAPAK KANDUNG CABULI ANAK KANDUNGNYA HINGGA HAMIL
  Viewer : 1128 Kali

Pasangkayu,Libertiekspress.Com||Seorang pria di Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi barat diringkus jajaran Polda Sul  Bar lantaran diduga kuat telah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya hingga hamil 6 bulan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, IPTU Ronald Suhartawan Hadipura, kejadian berawal pada bulan Oktober 2021 sekitar pukul 23.00 Wita, saat itu korban yang masih duduk di bangku SMP.

“Saat itu korban yang tak lain anak kandungnya sementara baring di lantai ruang tamu rumahnya, Bapaknya ini tiba-tiba datang dan memeluk korban dari belakang. Namun saat itu korban sempat melakukan perlawanan, sehingga pelaku menjahui korban,” ucap IPTU Ronald.

Selain itu ia mengungkapkan,” terduga pelaku kembali melakukan aksinya saat korban tertidur lelap, sehingga saat terbangun di pagi hari, korban merasakan sakit diseluruh badan, khususnya pada organ intimnya,” Lanjutnya

“Dari peristiwa itu, kini korban diketahui telah hamil kurang lebih enam bulan,” ungkapnya

Atas dasar itu, kemudian om korban mengambil langkah tegas untuk melaporkan kejadian yang menimpah keponakannya tersebut, ke pihak berwajib dalam hal ini pihak kepolisian.

“Berdasarkan laporan Polisi nomor : LP/B/47/III/ 2022/SPKT/Polres Pasangkayu/ Polda Sulawesi Barat per tanggal 12 Maret 2022. Tim, lalu bergerak melakukan penyelidikan keberadaan pelaku dan mendapat informasi, bahwa pelaku berada di rumahnya,” terang Iptu Ronald.

“Kemudian atas info tersebut tim mendatangi dan mendapati pelaku dan diamankan untuk dilakukan interogasi. Pelaku mengakui perbuatanya dan saat ini telah diamankan di Polres Pasangkayu,” sambungnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa pelaku dikenakan pasal 81 ayat (1) dan ayat (3) Jo Pasal 76D UU RI Nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas undang-undang RI, nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak junto undang – undang RI, nomor 17 Tahun 2016.

“Tentang penetapan PP pengganti UU Nomor 1 tahun 2016, perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi UU Jo pasal 64 KUHPidana,” tutupnya.(Dona)

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.