PENGUNGNSI BENCANA DIMASAMBA KELUHKAN SULITNYA DAPAT BANTUAN YANG MENUMPUK DI KANTOR BUPATI
  Viewer : 10107 Kali

Lap : HR

Editor : Redaksi

Masamba,Libertiekspress.Com- Sejumlah korban bencana banjir bandang di Masamba yang sampai hari ini masih bertahan di pengungsian mengeluh akibat sulitnya mendapatkan pasokan makanan di kantor bupati Lutra Minggu 26 Juli 2020.

Bentuk kekecewaan tersebut di luapkan lewat postingan di beranda pemilik akun Facebook Echa Kartini Bassiang, Echa bersama keluarganya kecewa dengan sistem penyaluran bantuan untuk pengungsi,” Bagi warga korban Yg berminat pergi kantor bupati Lutra u minta sembako…sy sarankan jgn miki ke sana apalagi kalau hujan2 bgini naik motor lagi…biar pun penuh gudang beras di sana tdk akan dikasiki….di pimpong jiki….katax minta di kecamatan atau kantor lurah krn tdk adami pelayanan langsung……skrg pertanyaanx…yg mengungsi jauh dari keluarahaanx krn tdk bisa mi tinggal di rumahx? Terus yg dekat dgn kantor pemkab Lutra na disuruh pergi Kantor camat Masamba? Mukirakah …putar org jauh tdk bisa lewat jembatan mana rute jalanx batu2 mukira ini org mau beli bensin pakai daun? Untung kalau bukan kendaraan napinjam…Skrg kantor camat Masamba tutup…tdk ada pelayanan na warga di arahkan ke sana…hemmm ..ini dikka org yg ikut dimobilku sampai nabilang..gara2 beras 5 kilo mau diminta na bgini rumitx…..ini bukan hoax sy sendiri yg antar korban ..adami dikka naik motor hujan2 baku bonceng anakx kukasi nebeng di mobil mamanya mau menangis…pulang dgn tgn kosong na mau makan…,” Beber Echa

Saat di konfirmasi Echa menjelaskan bahwa dia dan sejumlah keluarganya saat ini kesulitan pasokan makanan, dia dan keluarganya merasa berat untuk tinggal numpang dirumah orang sementara dia dan keluarganya butuh makan,”Kalau tdk yakinki masuk kapidi ,semua mengungsi di rumah mama jimbli di Kapidi, pas perempatan di dalam, skrg lagi benahi rumah kosong u mengungsi krn tdk enak mi di rumah warga terus,” Ungkapnya

Status Echa Kartini Bassiang

Lebih lanjut Echa mengatakan,”Tanyaki saja satpol pp yg jaga tadi di depan humas yg kurus-kurus, di situ tadi kami bertanya, di mana kalau mau korban bencana mau minta beras,dia tanya2 kami dulu terus diantar kami ke belakang di kantor BPBD kayx itu krn banyak pakaian orange2, tanyaki sj itu satpol yg kumaksud yg korban di Masamba Affair yg mengungsi di Kapidi pasti na ingat”.Tutup Echa

Status Echa Kartini Bassiang ini memancing kecaman dari warga net yang ditujukan ke pihak yang menangani penyaluran bantuan tersebut, seperti komentar akun facebook Az Zafran Abdullah,”
Mana mi itu beras bantuan dari pemkab bone yg berton ton datang..”?.

Tak kalah pemilik akun facebook Mhiya Resa pun angkat bicara,”Astaga..na mau na apa itu beras bgitu bykx..na mmg untuk warga yg kena bencana.. mengherankan 🥺🥺”.

Tak kalah akun Facebook Nursamsi Acchi pun melayangkan keluhan,” Bgtumi yg dialami wrga lawewe yg kluar kmpung cari mkn rental mbl,sampai d msamba tdk di kasih”.

Hingga berita ini di turunkan belum ada tanggapan resmi pihak Pemda Lutra yang menangani penyaluran bantuan korban bencana yang terkesan tingkat birokrasi yang terlalu tinggi.

ARTIKEL TERKAIT

Please enter your name.
Please enter a valid phone number.
Please enter a message.
Please check the captcha to verify you are not a robot.